Langsung ke konten utama

Mau Jadi Apa Aku Ini?!

Semua orang punya impian. Dan aku adalah salah satu dari sekian orang yang banyak itu. Aku punya impian. Namun, setelah aku pikir panjang sepertinya ada yang salah dengan impianku, meski tidak semuanya. Mengapa? Seseorang tidak sepantasnya memiliki impian yang terlalu sulit untuk diwujudkan. Dengan bahasa yang lebih sederhana aku katakan, bermimpi boleh-boleh saja, tapi jangan terlalu jauh. Standar ukuran 'jauh' di sini adalah tergantung pada potensi yang dimiliki oleh seseorang.

Menjadi milyader mungkin masih terlalu dini bagiku (he leh...) karena harus punya banyak uang untuk hal itu. Menjadi pengusaha, masih belum memungkinkan (oh ya..?) karena juga harus memiliki banyak perusahaan. Ah, bagaimana kalau menjadi penulis saja? Hmm..., sepertinya inilah impian yang paling memungkinkan untuk diriku. Aku bisa menulis, dan aku punya pengalaman untuk dijadikan bahan tulisanku. Aku seringkali melihat ke dalam diriku, namun baru kali ini aku menyadari potensi ini.

Bagaimana jika tulisanku nanti booming? Tidak masalah jika aku jadi penulis terkenal, asal hasil karya tulisanku bagus-bagus 🙄🤔. Aku tidak suka popularitas, dan aku takut dengannya. Menjadi pusat perhatian bukanlah hobiku. Meskipun sebenarnya aku adalah cowok yang sangat perhatian. Benar, aku adalah cowok yang sangat perhatian terhadap dirinya sendiri 😅🤗.

Saat ini aku hanya ingin menulis untuk meluapkan isi hatiku. Dan ini adalah satu-satunya alternatif yang aku miliki untuk mengurangi beban perasaanku karena impian-impianku yang tak terpenuhi. Aku mungkin bukan penulis yang baik. Tapi aku bisa belajar dari waktu ke waktu. mulai saat ini aku memutuskan untuk menjadi seorang PENULIS. Keputusan ini tidak dapat diganggu gugat sampai aku memutuskan untuk menjadi yang lain (what...?!). 😳

 Sebenarnya, sejak dulu cita-citaku cukup sederhana. Aku hanya bercita-cita untuk menjadi orang yang bahagia. Tapi aku sadar, mengingat aku belum cukup umur untuk hal itu biarlah bahagianya nanti saja. Dan biarlah saat ini aku cukup dengan menjadi menjadi seorang penulis. Aku ingin jadi penulis sandal handal.

Sebenarnya, pengalaman hidupku masih sangatlah sedikit. Tapi, setelah aku pikir kalo tidak ada salahnya untuk berbagi. Dengan berbagi bukan berarti mengurangi apa yang aku miliki. Aku akan berusaha menulis banyak artikel yang bermanfaat, Insya Allah.

Mohon do'a para pembaca agar penulis blog ini senantiasa berada di atas kebenaran (dan di atas angin). Amin


Ⓐⓚⓤ ⓐⓓⓐⓛⓐⓗ ⓢⓔⓞⓡⓐⓝⓖ ⓟⓔⓝⓤⓛⓘⓢ ⓗⓐⓝⓓⓐⓛ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017 Insya Allah terjadi pada: Sabtu, 17 Juni 2017 (malam Minggu) Hal ini berdasarkan kaidah yang dipaparkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya 'Ulumuddin nya, bahwa waktu terjadinya malam Lailatul Qadar dapat diketahui dari malam permulaan bulan Ramadlan itu sendiri. Beliau telah mengamati terjadinya Lailatul Qadar dari tahun ke tahun hingga akhirnya beliau membuat kaidah (formula/rumus) untuk memprediksi waktu terjadinya malam Lailatul Qadar. Berikut Kaidahnya: 1. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Minggu atau malam Rabu, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29 2. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Senin, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21 3. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Selasa atau Jum'at, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 4. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Kamis, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25 5. Jika permulaan bul…

Taqwa: Antara Harapan dan Kenyataan, Bagaimana Mewujudkannya?

Tulisan tentang Taqwa sudah sangat banyak beredar. Namun keberadaan orang yang tidak bertaqwa juga semakin marak. Ini menunjukkan masih banyak orang yang belum mengenal Taqwa dengan sebenarnya. Orang bilang, "Tak kenal maka tak sayang". Melalui tulisan ini, penulis akan berusaha membahas Taqwa dari sudut pandang yang berbeda agar pembaca berselera untuk bertaqwa. Amin...


Manusia dan keinginannya Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk memiliki berbagai keinginan, terlepas apakah keinginannya itu  ilegal atau tidak dalam pandangan Agama. Dan melalui naluri alamiahnya manusia akan berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut agar menjadi kenyataan, dengan cara yang benar atau salah. Dari sinilah bermula suasana perasaan "PUAS" dan "KECEWA".

Sayangnya, sebenarnya tak ada hal yang benar-benar memuaskan dalam kehidupan dunia ini. Sehingga, besarnya kemungkinan seseorang untuk memperoleh kepuasan dalam hidup ini adalah 0%. Hal ini dibuktikan oleh kondisi lapa…

Saatnya melakukan perubahan

Kita, sadar atau tidak pasti akan mengalami perubahan. Namun, perubahan yang bagaimanakah yang kita inginkan. Perubahan kepada yang lebih baik membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dalam artian, kita harus berjuang keras dan mau belajar dari waktu ke waktu.

Di sinilah pentingnya sharing antar sesama. Selain bisa menambah wawasan baru, bisa memperkaya pikiran untuk dijadikan perbandingan dalam menghadapi aneka model permasalahan hidup. karena dalam konsep kehidupan modern, semuanya, tak terkecuali permasalahan juga modern.


okay, salam kenal semua. Di sini Ali. bagi yang tertarik untuk ngobrol sekadar untuk menghangatkan perasaan atau untuk mencairkan pikiran yang jenuh karena kram oleh ragam permasalahan, bisa ikuti twitter saya di @kudujaga atau invite pin BBM saya D7F1CC29 dan BBM channel saya: C003F0EBC

Terima Kasih.


Pamekasan, 1 Juni 2017