Langsung ke konten utama

Zeng Wei Jian: Indonesia Surga Bagi Kaum Minoritas, Yang Tak Didapat di Amerika dan Eropa

Oleh Zeng Wei Jian

Ahok adalah gubernur terburuk yang pernah dimiliki Jakarta. Dia mengirim seribu tentara, polisi, penjaga county dan mesin berat untuk meledakkan rumah orang-orang. Menghancurkan kehidupan mereka.

Media berbahasa asing, cannonball LSM dan orang gila tidak pernah membicarakannya. Mereka menggoreng dan mengacak berita tentang kasus blashpemy (penodaan agama) Ahok. Mereka mengocehnya. Seolah-olah orang-orang muslim telah melakukan ketidakadilan, menganiaya minoritas. Melanggar hak asasi manusia. Kenyataannya, ini jauh dari kebenaran.

Para jurnalis palsu tersebut mencoba mendiskreditkan seluruh bangsa. Mengabaikan sistem peradilan pidana Indonesia. Putusan itu dinyatakan tanpa keraguan. Ahok ditegaskan penghujat.

Selain kasus blashpemy, Ahok terlibat dalam tujuh skandal korupsi tersisih yang tak tersentuh. Dia secara terbuka memarahi dan mengutuk ibu tunggal, sipil dan pemerintah yang tidak bersalah. Dalam acara televisi langsung, dia mengutuk Anggota Parlemen. Menggunakan kata-kata kasar, kotor, dan menghina. Dia menstimulasi dan mencela mereka sebagai pencuri anggaran.

Di Indonesia, tidak ada gerakan anti-minoritas. Pada 2015, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan bahwa ada 61.000 gereja Kristen yang jumlahnya tersebar di seluruh negeri.

Menurut penyelidikan Oxfam, kekayaan empat konglomerat terkaya sama dengan 100 juta kekayaan warga biasa. Keempat taipan terkaya tersebut keturunan Tionghoa.

Setelah pelecehan verbal Ahok, pada Holy Quran, pendukungnya, pengikut dan pengikut setia mengikutinya. Di media sosial, mereka meluncurkan serangan agresif terhadap ajaran Islam dan simbol agama. Kami hampir tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya.

Tidak seperti Amerika, Eropa dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya, minoritas diperlakukan dengan baik dan dilindungi di sini di Indonesia. Seorang wanita Kristen dengan liontin yang melintang tidak pernah dilecehkan atau diintimidasi di jalan. Di negara-negara yang didominasi Kristen, perempuan muslim sangat sering diserang secara brutal. Hanya karena mereka memakai jilbab.

Jadi, kekalahan dua digit Ahok dalam pemilihan tidak ada kaitannya dengan isu rasisme dan minoritas. Ia terjerembab karena kegagalannya dan kesalahan mematikan dalam membangun strategi, perhitungan, manuver, dan metodologi.

Saya adalah keturunan Tionghoa, bukan Muslim, dan saya tidak memilih Ahok. Tak pernah.

-TAMAT-

sumber:
Zeng Wei Jian: Indonesia Surga Bagi Kaum Minoritas, Yang Tak Didapat di Amerika dan Eropa http://www.portal-islam.id/2017/05/zeng-wei-jian-indonesia-surga-bagi-kaum.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017 Insya Allah terjadi pada: Sabtu, 17 Juni 2017 (malam Minggu) Hal ini berdasarkan kaidah yang dipaparkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya 'Ulumuddin nya, bahwa waktu terjadinya malam Lailatul Qadar dapat diketahui dari malam permulaan bulan Ramadlan itu sendiri. Beliau telah mengamati terjadinya Lailatul Qadar dari tahun ke tahun hingga akhirnya beliau membuat kaidah (formula/rumus) untuk memprediksi waktu terjadinya malam Lailatul Qadar. Berikut Kaidahnya: 1. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Minggu atau malam Rabu, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29 2. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Senin, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21 3. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Selasa atau Jum'at, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 4. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Kamis, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25 5. Jika permulaan bul…

Taqwa: Antara Harapan dan Kenyataan, Bagaimana Mewujudkannya?

Tulisan tentang Taqwa sudah sangat banyak beredar. Namun keberadaan orang yang tidak bertaqwa juga semakin marak. Ini menunjukkan masih banyak orang yang belum mengenal Taqwa dengan sebenarnya. Orang bilang, "Tak kenal maka tak sayang". Melalui tulisan ini, penulis akan berusaha membahas Taqwa dari sudut pandang yang berbeda agar pembaca berselera untuk bertaqwa. Amin...


Manusia dan keinginannya Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk memiliki berbagai keinginan, terlepas apakah keinginannya itu  ilegal atau tidak dalam pandangan Agama. Dan melalui naluri alamiahnya manusia akan berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut agar menjadi kenyataan, dengan cara yang benar atau salah. Dari sinilah bermula suasana perasaan "PUAS" dan "KECEWA".

Sayangnya, sebenarnya tak ada hal yang benar-benar memuaskan dalam kehidupan dunia ini. Sehingga, besarnya kemungkinan seseorang untuk memperoleh kepuasan dalam hidup ini adalah 0%. Hal ini dibuktikan oleh kondisi lapa…

Saatnya melakukan perubahan

Kita, sadar atau tidak pasti akan mengalami perubahan. Namun, perubahan yang bagaimanakah yang kita inginkan. Perubahan kepada yang lebih baik membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dalam artian, kita harus berjuang keras dan mau belajar dari waktu ke waktu.

Di sinilah pentingnya sharing antar sesama. Selain bisa menambah wawasan baru, bisa memperkaya pikiran untuk dijadikan perbandingan dalam menghadapi aneka model permasalahan hidup. karena dalam konsep kehidupan modern, semuanya, tak terkecuali permasalahan juga modern.


okay, salam kenal semua. Di sini Ali. bagi yang tertarik untuk ngobrol sekadar untuk menghangatkan perasaan atau untuk mencairkan pikiran yang jenuh karena kram oleh ragam permasalahan, bisa ikuti twitter saya di @kudujaga atau invite pin BBM saya D7F1CC29 dan BBM channel saya: C003F0EBC

Terima Kasih.


Pamekasan, 1 Juni 2017