Langsung ke konten utama

Suryo Prabowo Buka Suara Soal Makar yang Sesungguhnya

RAMBAHMEDIA.COM | Mantan Wakasad TNI, Suryo Prabowo buka suara soal makar. Dalam keterangan dalam facebooknya, Suryo Prabowo menjelaskan mengenai arti makar yang sesungguhnya.

Berikut keterangan lengkap yang dipaparkan Suryo Prabowo soal makar:

Rencana KUDETA atau MAKAR, benernya ada atau nggak sih?

Pengertian Kudeta (bahasa politik), secara umum SAMA dengan Makar (bahasa hukum). Yaitu penggulingan rezim yang sedang berkuasa, atau penggantian kepala negara sebelum selesai masa jabatannya.

Kudeta itu banyak caranya. Tetapi cara apa pun yang dipilih, hampir selalu melibatkan militer. Meski begitu, kudeta tidak selalu diwarnai tembak-tembakan. Pelibatan militer dalam kudeta bisa saja hanya dalam bentuk pembiaran, atau pembangkangan terhadap kepala negaranya. Pastinya tentara di negara mana pun (seharusnya) mengetahui sebelumnya bila akan terjadi kudeta di negaranya.

Indonesia pernah mengalaminya, yaitu jamannya Presiden Soekarno (1966), Presiden Soeharto (1998) dan Presiden Gusdur (2001). Diakui atau tidak, ketiga makar itu bisa sukses karena “direstui”, dan didukung oleh kekuatan asing.

Kemudian karena hukum itu adalah subordinasi dari politik, maka mereka-mereka yang memimpin makar/kudeta terhadap ketiga presiden tersebut tidak pernah dihukum. Sebaliknya justru kepala negara yang dikudeta selalu terancam hukuman pidana.

Pelaku kudeta/makar pasti dipidana, bila mereka gagal. Tetapi dinegara demokratis amat sangat jarang terjadi, ada orang yang digrebek malam hari, karena ‘diduga baru berpikir mau AKAN’ melakukan makar. Penggerebrekan seperti itu hanya pernah terjadi di negara yang dipimpin oleh diktaktor.

Nah ….. bila di negara kita sekarang ini TNI mengatakan TIDAK ada kudeta, dan Polri mengatakan diduga ADA rencana kudeta, sementara itu rasa-rasanya belum terlihat adanya “restu” dari kekuatan asing (atau aseng?) yang mendukung terjadinya kudeta yang akan dilakukan oleh kelompok radikal Islam, artinya?

——

Kata kuncinya adalah..

Rezim yang paranoid, sehingga takut dikudeta, hanyalah rezim yang sadar sesadar-sadarnya, bahwa kinerja mereka tidak berkualitas, dan tidak hanya sering membohongi rakyatnya, tetapi mereka juga sering memonopoli dan memanipulasi keadilan.

Oleh Suryo Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017

Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadlan 2017 Insya Allah terjadi pada: Sabtu, 17 Juni 2017 (malam Minggu) Hal ini berdasarkan kaidah yang dipaparkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya 'Ulumuddin nya, bahwa waktu terjadinya malam Lailatul Qadar dapat diketahui dari malam permulaan bulan Ramadlan itu sendiri. Beliau telah mengamati terjadinya Lailatul Qadar dari tahun ke tahun hingga akhirnya beliau membuat kaidah (formula/rumus) untuk memprediksi waktu terjadinya malam Lailatul Qadar. Berikut Kaidahnya: 1. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Minggu atau malam Rabu, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29 2. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Senin, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21 3. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Selasa atau Jum'at, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 4. Jika permulaan bulan Ramadlan terjadi pada malam Kamis, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25 5. Jika permulaan bul…

Taqwa: Antara Harapan dan Kenyataan, Bagaimana Mewujudkannya?

Tulisan tentang Taqwa sudah sangat banyak beredar. Namun keberadaan orang yang tidak bertaqwa juga semakin marak. Ini menunjukkan masih banyak orang yang belum mengenal Taqwa dengan sebenarnya. Orang bilang, "Tak kenal maka tak sayang". Melalui tulisan ini, penulis akan berusaha membahas Taqwa dari sudut pandang yang berbeda agar pembaca berselera untuk bertaqwa. Amin...


Manusia dan keinginannya Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk memiliki berbagai keinginan, terlepas apakah keinginannya itu  ilegal atau tidak dalam pandangan Agama. Dan melalui naluri alamiahnya manusia akan berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut agar menjadi kenyataan, dengan cara yang benar atau salah. Dari sinilah bermula suasana perasaan "PUAS" dan "KECEWA".

Sayangnya, sebenarnya tak ada hal yang benar-benar memuaskan dalam kehidupan dunia ini. Sehingga, besarnya kemungkinan seseorang untuk memperoleh kepuasan dalam hidup ini adalah 0%. Hal ini dibuktikan oleh kondisi lapa…

Saatnya melakukan perubahan

Kita, sadar atau tidak pasti akan mengalami perubahan. Namun, perubahan yang bagaimanakah yang kita inginkan. Perubahan kepada yang lebih baik membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dalam artian, kita harus berjuang keras dan mau belajar dari waktu ke waktu.

Di sinilah pentingnya sharing antar sesama. Selain bisa menambah wawasan baru, bisa memperkaya pikiran untuk dijadikan perbandingan dalam menghadapi aneka model permasalahan hidup. karena dalam konsep kehidupan modern, semuanya, tak terkecuali permasalahan juga modern.


okay, salam kenal semua. Di sini Ali. bagi yang tertarik untuk ngobrol sekadar untuk menghangatkan perasaan atau untuk mencairkan pikiran yang jenuh karena kram oleh ragam permasalahan, bisa ikuti twitter saya di @kudujaga atau invite pin BBM saya D7F1CC29 dan BBM channel saya: C003F0EBC

Terima Kasih.


Pamekasan, 1 Juni 2017