Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Evening Lailatul Qadr Ramadan 2017 Insha Allah happens on: Saturday, June 17, 2017 (Saturday night)

Evening Lailatul Qadar Ramadan 2017 Insha Allah happens on:
Saturday, June 17, 2017 (Saturday night)This is based on the rule described by Imam al-Ghazali in his Ihya 'Ulumuddin, that the time of the night of Lailatul Qadar can be known from the night of the beginning of the month of Ramadan itself. He has observed the occurrence of Lailatul Qadar from year to year until finally he made a rule (formula) to predict the timing of the night of Lailatul Qadr.Here's the Rule:1. If the beginning of Ramadan occurs on a Saturday night or Tuesday night, then the night of Lailatul Qadr falls on the 29th night2. If the beginning of Ramadhan occurs on Sunday night, the night of Lailatul Qadr falls on the 21st night3. If the beginning of Ramadhan occurs on Monday night or Thursday night, then the night of Lailatul Qadr falls on the 27th night4. If the beginning of Ramadan occurs on Wednesday night, the night of Lailatul Qadr falls on the 25th night5. If the beginning of Ramadan occurs on a…

Bagaimana Menyikapi Kebahagiaan dan Kesedihan?

Kenikmatan, Datang dan Hilang Begitu Saja
Islampos / Fatmah              KENIKMATAN datang kepada setiap hamba yang dikehendaki oleh Allah SWT. Begitu pula, nikmat yang telah diterima, bisa kapan saja dihilangkan oleh-Nya. Semua itu merupakan kehendak Allah SWT. Kita hanya bisa menerima atas ketentuan yang telah digariskan-Nya.Allah SWT memerintahkan kita agar tidak bersedih jika kehilangan kenikmatan. Dan Allah juga memerintahkan kita agar tidak berlebihan dalam kegembiraan jika merasakan kenikmatan. Sebagaimana tercantum dalam firman-Nya, “Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu,” (QS. Al-Hadid: 23).Tetapi, kebanyakan manusia begitu sulit untuk memegang ayat itu. Mengapa hal itu bisa terjadi?Kenikmatan datang, bisa sebagai ujian, yaitu kenikmatan tersebut malah merugikan diri kita. Ini terjadi, mungkin saja akibat diri kita yang tidak melaksanakan hak Allah.Jika kita mengalami h…

"KAMPUS dan RADIKALISME", Tanggapan Menohok Guru Besar ITS Atas Tulisan KOMPAS

Oleh: Prof. Ir. Daniel Mohammad Rosyid Ph.D
Guru Besar ITSKompas edisi Minggu 7 Mei 2017 menyajikan headline "Rektor diminta Cegah Radikalisme". Ini permintaan Menristekdikti pada para rektor dalam acara Deklarasi Semangat Bela Negara dari Semarang untuk Indonesia di UNNES Sabtu kemarin.Hemat saya, seruan semacam ini baik, tapi tidak akan efektif. Mengapa? Karena seruan ini tidak dipijakkan pada analisis sosiologi yang sahih atas kemunculan radikalisme.Pertama, kampus adalah pasar gagasan yang di era digital ini semakin menjadi market place of ideas. Kampus bertugas membangun kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa. Di kampus mereka belajar mengunyah berbagai gagasan untuk membangun gagasan baru mereka sendiri -dalam lingkungan yang lebih terkendali. Kedua, kebangkitan radikalisme adalah gejala yang bersifat global. Di Indonesia radikalisme hampir selalu dikaitkan langsung dengan Islam walau ini tidak dinyatakan secara terus terang. Cara ini justru berbahaya. Kesalahan terb…

Pembubaran HTI Pertegas Sikap Anti Islam rezim Jokowi

NETIZENPLUS.COM | Jakarta – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak keras rencana pembubaran yang dilakukan pemerintah karena tidak memiliki dasar sama sekali, dan hanya akan mempertegas sikap anti-Islam pemerintahan Joko Widodo.“Sebagai organisasi masyarakat legal HTI memiliki hak konstitusional untuk melakukan dakwah yang amat diperlukan untuk perbaikan bangsa dan negara ini. Maka, semestinya hak ini dijaga dan dilindungi oleh pemerintah, apalagi selama ini kegiatan HTI memberikan kebaikan kepada masyarakat di berbagai wilayah negeri ini,” kata juru bicara HTI Ismail Yusanto dalam konferensi pers di Crown Palace, Jakarta, Selasa (9/5/2017). Sebgaimana disitat dari Gemarakyat.Ismail menambahkan, rencana pembubaran HTI juga menegasikan hak konstitusi warga yang dijamin undang-undang dan menghilangkan kebaikan yang sudah dihasilkan selama ini.“Pembubaran terhadap HTI berarti penghambatan terhadap kegiatan dakwah yang tidak boleh dilakukan (haram) dalam Islam, apalagi dilakukan seorang Mu…

Suryo Prabowo Buka Suara Soal Makar yang Sesungguhnya

RAMBAHMEDIA.COM | Mantan Wakasad TNI, Suryo Prabowo buka suara soal makar. Dalam keterangan dalam facebooknya, Suryo Prabowo menjelaskan mengenai arti makar yang sesungguhnya.Berikut keterangan lengkap yang dipaparkan Suryo Prabowo soal makar:Rencana KUDETA atau MAKAR, benernya ada atau nggak sih?Pengertian Kudeta (bahasa politik), secara umum SAMA dengan Makar (bahasa hukum). Yaitu penggulingan rezim yang sedang berkuasa, atau penggantian kepala negara sebelum selesai masa jabatannya.Kudeta itu banyak caranya. Tetapi cara apa pun yang dipilih, hampir selalu melibatkan militer. Meski begitu, kudeta tidak selalu diwarnai tembak-tembakan. Pelibatan militer dalam kudeta bisa saja hanya dalam bentuk pembiaran, atau pembangkangan terhadap kepala negaranya. Pastinya tentara di negara mana pun (seharusnya) mengetahui sebelumnya bila akan terjadi kudeta di negaranya.Indonesia pernah mengalaminya, yaitu jamannya Presiden Soekarno (1966), Presiden Soeharto (1998) dan Presiden Gusdur (2001). Dia…

Zeng Wei Jian: Indonesia Surga Bagi Kaum Minoritas, Yang Tak Didapat di Amerika dan Eropa

Oleh Zeng Wei JianAhok adalah gubernur terburuk yang pernah dimiliki Jakarta. Dia mengirim seribu tentara, polisi, penjaga county dan mesin berat untuk meledakkan rumah orang-orang. Menghancurkan kehidupan mereka.Media berbahasa asing, cannonball LSM dan orang gila tidak pernah membicarakannya. Mereka menggoreng dan mengacak berita tentang kasus blashpemy (penodaan agama) Ahok. Mereka mengocehnya. Seolah-olah orang-orang muslim telah melakukan ketidakadilan, menganiaya minoritas. Melanggar hak asasi manusia. Kenyataannya, ini jauh dari kebenaran.Para jurnalis palsu tersebut mencoba mendiskreditkan seluruh bangsa. Mengabaikan sistem peradilan pidana Indonesia. Putusan itu dinyatakan tanpa keraguan. Ahok ditegaskan penghujat.Selain kasus blashpemy, Ahok terlibat dalam tujuh skandal korupsi tersisih yang tak tersentuh. Dia secara terbuka memarahi dan mengutuk ibu tunggal, sipil dan pemerintah yang tidak bersalah. Dalam acara televisi langsung, dia mengutuk Anggota Parlemen. Menggunakan k…

Saatnya melakukan perubahan

Kita, sadar atau tidak pasti akan mengalami perubahan. Namun, perubahan yang bagaimanakah yang kita inginkan. Perubahan kepada yang lebih baik membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dalam artian, kita harus berjuang keras dan mau belajar dari waktu ke waktu.

Di sinilah pentingnya sharing antar sesama. Selain bisa menambah wawasan baru, bisa memperkaya pikiran untuk dijadikan perbandingan dalam menghadapi aneka model permasalahan hidup. karena dalam konsep kehidupan modern, semuanya, tak terkecuali permasalahan juga modern.


okay, salam kenal semua. Di sini Ali. bagi yang tertarik untuk ngobrol sekadar untuk menghangatkan perasaan atau untuk mencairkan pikiran yang jenuh karena kram oleh ragam permasalahan, bisa ikuti twitter saya di @kudujaga atau invite pin BBM saya D7F1CC29 dan BBM channel saya: C003F0EBC

Terima Kasih.


Pamekasan, 1 Juni 2017